[Tokyo Ghoul √A Ending] amazarashi – Kisetsu wa Tsugitsugi Shindeiku : Lyrics + Indonesian Translation

Kisetsu wa Tsugitsugi Shindeiku
=== Satu per satu musim silih berganti ===

季節は次々死んでいく 絶命の声が風になる
色めく街の 酔えない男 月を見上げるのはここじゃ無粋
Kisetsu wa tsugitsugi shindeiku zetsumei no koe ga kaze ni naru
iromeku machi no yoenai otoko tsuki wo miageru no wa koko ja busui
— Satu per satu musim silih berganti dan suara penderitaan terbawa angin
— Seorang pria tak terpengaruh pesona kota menatap bulan dan menyadari betapa tak beradabnya semua ini

泥に足もつれる生活に 雨はアルコールの味がした
アパシーな目で 彷徨う街で 挙動不審のイノセント 駅前にて
Doro ni ashi mo tsureru seikatsu ni ame wa arukooru no aji ga shita
apashii na me de samayou machi de kyodou fushin no inosento ekimae nite
— Diantara hidup sehari-hari kaki terkena lumpur, hujan pun rasanya seperti alkohol
— Dengan tatapan curiga sambil berkeliling kota, mereka yang tak berdosa berkumpul di depan stasiun, bertindak mencurigakan

僕が僕と呼ぶには不確かな 半透明な影が生きてる風だ
雨に歌えば 雲は割れるか 賑やかな夏の干からびた命だ
Boku ga boku to yobu ni wa futashika na hantoumei na kage ga ikiteru fuu da
ame ni utaeba kumo wa wareru ka nigiyaka na natsu no hikarabita inochi da
— Aku merasa tak yakin bahwa aku adalah aku, seperti ada bayangan transparan yang muncul dalam hidupku
— Jika aku menyanyi di tengah hujan, akankah awan berpencar? Hidupku kering di tengah-tengah musim panas yang ramai ini

拝啓 忌まわしき過去に告ぐ 絶縁の詩
最低な日々の 最悪な夢の 残骸を捨てては行けず ここで息絶えようと
後世 花は咲き君に伝う 変遷の詩
苦悩にまみれて 嘆き悲しみ それでも途絶えぬ歌に 陽は射さずとも
Haikei imawashiki kako ni tsugu zetsuen no shi saitei na
hibi no saiaku na yume no zangai wo sutete wa ikezu koko de iki taeyou to
kousei hana wa saki kimi ni tsutau hensen no shi kunou ni
mamirete nageki kanashimi soredemo todaenu uta ni hi wa sasazu tomo
— Masa laluku sayang, untukmu aku berikan puisi perpisahan ini!
— Aku telah membuang sisa-sisa hari ini, mimpi terburuk yang membuatku sesak
— Karena bunga akan mekar untuk memberitahumu sebuah puisi yang diwariskan
— Sebuah lagu yang penuh penderitaan, duka dan kesedihan, tapi tak pernah mati bahkan tanpa sinar matahari


明日は次々死んでいく 急いても追いつけず過去になる
生き急げ僕ら 灯る火はせつな 生きる意味などは後からつく
Ashita wa tsugitsugi shindeiku seitemo oitsukezu kako ni naru
iki isoge bokura tomoru hi wa setsuna ikiru imi nado wa ato kara tsuku
— Satu per satu hari esok silih berganti, meskipun kau terburu-buru mengejar masa lalu, itu tak akan kembali
— Tapi kita yang terburu-buru, menyalakan api kesedihan, dan kita selalu temukan makna kehidupan

君が君でいるには不確かな 不安定な自我が 君を嫌おうと
せめて歌えば 闇は晴れるか 根腐れた夢に預かった命だ
Kimi ga kimi de iru ni wa futashika na fuantei na jiga ga kimi wo kiraou to
semete utaeba yami wa hareru ka ne kusareta yume ni azukatta inochi da
— Kau tak yakin bahwa kau adalah kau, egomu yang tak stabil membahayakanmu
— Kau hanya bisa bernyanyi, akankah kegelapan dalam hidupmu menghilang? Hidupmu telah diserahkan pada mimpi buruk

拝啓 忌まわしき過去に告ぐ 絶縁の詩
最低な日々の 最悪な夢の 残骸を捨てては行けず ここで息絶えようと
後世 花は咲き君に伝う 変遷の詩
苦悩にまみれて 嘆き悲しみ それでも途絶えぬ歌に 陽は射さずとも
Haikei imawashiki kako ni tsugu zetsuen no shi saitei na
hibi no saiaku na yume no zangai wo sutete wa ikezu koko de iki taeyou to
kousei hana wa saki kimi ni tsutau hensen no shi kunou ni
mamirete nageki kanashimi soredemo todaenu uta ni hi wa sasazu tomo
— Masa laluku sayang, untukmu aku berikan puisi perpisahan ini
— Aku telah membuang sisa-sisa hari ini, mimpi terburuk yang membuatku sesak
— Karena bunga akan mekar untuk memberitahumu sebuah puisi yang diwariskan
— Sebuah lagu yang penuh penderitaan, duka dan kesedihan, tapi tak pernah mati bahkan tanpa sinar matahari

疲れた顔に足を引きずって 照り返す夕日に顔をしかめて
行こうか 戻ろうか 悩みはするけど しばらくすれば 歩き出す背中
Tsukareta kao ni ashi wo hikizutte terikaesu yuuhi ni kao wo shikamete
ikou ka modorou ka nayami wa suru kedo shibaraku sureba arukidasu senaka
— Dengan wajah lelah, tertatih-tatih, menyipitkan mata menatap senja
— Kita ingin tahu jika ada masalah apakah kita harus pergi atau kembali ke awal

そうだ行かねばならぬ 何はなくとも生きて行くのだ
僕らは どうせ拾った命だ ここに置いてくよ なけなしの
Sou da ikaneba naranu naniwanakutomo ikite iku no da
bokura wa douse hirotta inochi da koko ni oiteku yo nakenashi no
— Kita pasti akan mendapat kesulitan dalam hidup, tapi kita harus menghadapinya
— Kita harus tetap menjalaninya, bahkan tanpa apapun, kita harus terus hidup!

拝啓 今は亡き過去を想う 望郷の詩
最低な日々が 最悪な夢が 始まりだったと思えば 随分遠くだ
どうせ花は散り 輪廻の輪に還る命 苦悩にまみれて 嘆き悲しみ
それでも途絶えぬ歌に 陽は射さずとも
Haikei ima wa naki kako wo omou boukyou no shi saitei na
hibi ga saiaku na yume ga hajimari datta to omoeba zuibun tooku da
douse hana wa chiri rinne no wa ni kaeru inochi kunou ni
mamirete nageki kanashimi soredemo todaenu uta ni hi wa sasazu tomo
— Masa laluku sayang, untukmu aku berikan puisi perpisahan ini!
— Aku telah membuang sisa-sisa hari ini, mimpi terburuk yang membuatku sesak
— Karena bunga akan mekar untuk memberitahumu sebuah puisi yang diwariskan
— Sebuah lagu yang penuh penderitaan, duka dan kesedihan, tapi tak pernah mati bahkan tanpa sinar matahari

季節は次々生き返る
Kisetsu wa tsugitsugi ikikaeru.
— Satu per satu musim silih berganti

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
IndoTranslate by Me!! [FuRaha] @furahasekai

Bagi teman-teman yang mau share dan copy paste saya persilakan dengan senang hati
tapi jangan lupa sertakan link alamat di mana anda mendapatkannya, yaitu
https://furahasekai.net
Saling berbagi dan bisa menghargai itu indah!

=== Tinggalkan jejakmu berupa komentar ya teman-teman 😀 Klo kalian suka artikel ini, atau terdapat kesalahan pada artikel ini, atau apapun deh sebagai bukti kunjungan kalian telah membaca artikel ini 😉 ===

Terimakasih! (^-^)/

20 Comments

Leave a Reply
  1. Etto, Furaha-san. Kata-kata ‘Kisetsu wa tsugitsugi shindeiku’ dan ‘Kisetsu wa tsugitsugi ikikaeru’ itu artinya sama atau berbeda…?

    Terima kasih atas translate-an liriknya, Furaha-san! Saya hanya ingin bertanya itu saja.

    • hmm, intinya sih sama aja “silih berganti”
      yang shindeiku itu satu per satu musimnya mati
      yang ikikaeru itu satu per sati musimnya hidup kembali

Leave a Reply to AL Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.