Day 2: Surprise Me

Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti event Kampus Fiksi 10 Days Writing Challenge 18 – 27 Januari 2017. Dimana tiap hari saya akan post tulisan di blog sesuai tema. Dan tema hari ini adalah…

.

.

Day 2

Sebutkan 3 hal yang kemungkinan besar akan membuatmu histeris

.

.

No. 1: Kedatangan Tamu Misterius

Suatu pagi bel tiba-tiba berbunyi. Aku baru saja selesaikan sarapanku dan sesaat terdiam. Kira-kira siapa yang datang?, pikirku penasaran. Kebetulan hari itu hari libur, aku sedang bersantai di rumah, bangun agak kesiangan bahkan masih belum mandi. Penampilanku acak-acakan. Tadinya aku mau sedikit merapihkan diri. Minimal ganti baju dengan yang lebih pantas. Tapi si tamu misterius itu terus saja menekan bel, memaksaku segera bergegas. Akhirnya aku hanya menyambar jaket lusuhku dan kerudung langsung sehari-hariku yang kupakai dengan agak miring untuk menyambutnya.

Sebelum aku bukakan, aku sedikit mengintip dari lubang pintu. Sesaat mengernyit, masih belum mengenali siapa yang datang. Wajahnya menunduk, sikapnya tampak misterius. Tapi kurasa mungkin itu kurir paket kiriman onlineshop pesananku atau petugas RT yang membagikan selembaran. Namun saat aku membuka pintu…

Ceklek

Surprise!” ucap orang itu sambil mengacungkan sebuket besar bunga baby’s breath padaku.

HAH?!

Dengan tampang bodoh aku melohok melihat ternyata yang datang adalah DIA.

Happy Birthday!” lanjutnya.

HAH?! —lagi.

Aku bahkan tak tahu kalau hari ini ulang tahunku. So sweet, batinku tersentuh. Ditambah lagi…

“Nih, kado buatmu.” Disodorkannya sebuah kotak besar terbungkus rapih padaku.

Aku sebentar menatapnya lekat. Kulihat dia menggulum senyum manisnya seakan mencoba menahan tawa. Apa masih ada kejutan lain? Dengan penasaran, perlahan aku membuka kotak besar itu. Dan tak kusangka isinya gunpla Perfect Grade

“Kita rakit bareng yuk, sambil makan kue.” ajaknya kemudian.

KYAAAAAAA HAHAHAHAHA…. seketika aku menjerit histeris saking bahagianya.

Wkwkwkwk… gila, khayalan gue yang nista ini mustahil banget terjadi. Ya, tapi asli pasti bikin histeris kalau dapat kejutan dari seseorang, pas hari ulang tahun, dikasih kado yang diinginkan pula. AAHH~…. ngarep.


 

No. 2: Serangan Mendadak

Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam tapi aku masih terjaga di depan netbook untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan kantor yang harus diserahkan besok. Saat sedang berkutat dengan dokumen-dokumen, perutku tiba-tiba berbunyi. Aku merasa lapar. Tentu saja karena saking fokusnya aku sampai lupa makan malam. Akhirnya kuputuskan untuk sejenak beristirahat.

Tumben tak ada tukang nasi goreng yang kebetulan lewat depan rumah malam ini. Jadi aku mencari-cari sesuatu di dapur yang mungkin bisa kumakan. Dan mie instant-lah sang penyelamat. Rasa Empal Gentong, kebetulan ini yang kusuka. Singkat cerita aku pun memasaknya.

Mencium wangi kuahnya saja sudah menggugah selera. Lumayan, pikirku ini pasti bisa mengobati rasa lapar sementara. Dengan tenang aku menikmatinya. Sampai tiba di tengah suapan ke sekian ada sesuatu yang aneh terjadi.

Sret

Reflek aku menoleh ke belakang ketika kurasa ada yang melintas barusan. Aku terdiam dengan mata memandang awas. Aku cukup yakin ada sesuatu di sekitarku kini.

Sret

Aku lekas menoleh ke arah lain ketika makhluk misterius itu tampak berpindah ke atas meja makan. Aku melohok melihatnya dan sontak berdiri menjauh dari situ.

DEG!

Aku merinding ketakutan. Kuacungkan sendok yang masih aku pegang untuk menghalaunya kalau-kalau dia berani mendekat. Dengan perlahan aku berjalan menjauh sambil masih terus mengawasi setiap gerakannya. Seolah mengincar keberadaanku, makhluk itu pun bergerak mengikutiku. Dan yang kutakutkan pun terjadi, ketika tiba-tiba dia menyerang.

“KYAAAAAA….” Aku menjerit histeris. Kecoak itu terbang dan mendarat di wajahku. Aku bisa merasakan kaki-kaki kurusnya merayap dan kumis panjangnya yang menggelitik. Dengan panik aku berusaha menyingkirkannya.

Bahkan setelah kubanting ke lantai dan sempat terkapar meronta-ronta, makhluk itu masih bisa berbalik sebelum kemudian pergi dengan tak berdosa. Tanpa kuhabiskan makan malamku, aku pun kembali ke kamar. Jantungku masih berdebar-debar. Memang tak ada yang lebih menyeramkan daripada diserang kecoak yang lagi flight mode.

Ahahaha… yang ini sih pengalaman pribadi. Biarpun agak konyol tapi asli bikin merinding.


No. 3: Don’t touch my collections

Di salah satu sisi kamarku yang berantakan, ada satu bagian yang selalu nampak tertata rapih. Apalagi kalau bukan lemari koleksi. Ya, isinya memang tak banyak. Hanya beberapa jilid komik, action figure dan gunpla yang telah kukumpulkan selama bertahun-tahun dengan penuh perjuangan. Biarpun kata orang gunpla itu mainan robot-robotan, tapi buat kolektor sih bisa jadi barang berharga. Apalagi kalau mengingat gimana susahnya dapatkan barang itu. Yang mesti nabung lah, potong uang jajan, sampai belain makan nasi kecap (enggak deng, aku blom seektrim ini level khilafnya).

Jadi kalau cerita pertama adalah khayalan, dan yang kedua adalah pengalaman, maka hal ketiga yang bisa membuatku histeris adalah sesuatu yang kuharap jangan sampai terjadi. Simple tapi bisa bikin panik. Apa coba? Kalau tiba-tiba terjadi sesuatu ama lemari koleksi, haha. Membayangkannya aja udah ngeri dan histeris.

Misalkan nih ya di suatu hari aku dapati isi lemari itu berantakan karena ada yang sembarangan memainkannya, kyaaaa… pasti langsung menjerit. Masih mending kalau cuma diberantaki, lah ini gimana kalau ada yang rusak, patah atau part yang hilang? Hueeeeee… nangis dong. Dan yang paling serem itu kalau si gunplanya malah dibuang. TIDAAAAKKKK. Atau diberikan cuma-cuma ke anak tetangga. NOOOOOO.

Jadi, sesekali cobalah mengejutkanku, supaya aku tak bosan. But please, don’t touch my collections!

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.